Fahri Hamzah klaim dapat dukungan kader PKS laporkan Sohibul ke polisi

BEST PROFIT - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah akan melaporkan Presiden PKS Sohibul Iman ke Polda Metro Jaya pukul 14.00 WIB siang ini. Fahri akan melaporkan Sohibul dengan banyak tuduhan, yakni pencemaran nama baik, fitnah, permufakatan jahat, dan pemalsuan dokumen atas pemecatannya dari PKS.

 

Fahri mengklaim mendapat dukungan dari para kader PKS untuk melaporkan Sohibul. Para kader, kata Fahri, tidak pernah mendapat jawaban dari Sohibul soal pemecatannya.

"Oh ya kalau dukungan luar biasa. Karena orang kan juga merasa terkunci kader-kader merasa terkunci karena Sohibul Iman sendiri sebagai presiden partai sudah enggak berani juga ke wilayah-wilayah dia ketemu kader," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/3).

Selain itu, Fahri mengaku mendapatkan komplain dari kader soal penyelesaian masalahnya dengan para petinggi PKS mengalami jalan buntu. Dia tak habis pikir, Sohibul malah menyebutnya sebagai pembohong dan pembangkang.

Sohibul sempat mengungkapkan Fahri sedianya bersedia meninggalkan posisinya sebagai wakil ketua DPR. Namun, menurut Sohibul, Fahri tak kunjung memenuhi janji dan menyebutnya sebagai pembohong. BESTPROFIT

"Saya dapat komplain dari kader-kader kok kayak gini, resolusi konfliknya itu. Malah enggak ngaku ini bukan konflik. Lalu keluar lah kata pembohong dan pembangkang itu," ujarnya.

Bahkan, Fahri menganggap Sohibul tidak menaati putusan pengadilan atas ulahnya. Padahal, PN Jakarta Selatan dan PTUN Jakarta telah memutuskan pemecatannya tidak sah dan mengharuskan PKS memulihkan nama baiknya.

Putusan itu, lanjut Fahri tidak dijalankan oleh Sohibul. Dia menyebut Sohibul malah membuat cerita fiksi yang menyebutnya sebagai pembohong karena bersedia mundur dari jabatan pimpinan DPR di internal partai dan publik.

"Artinya dia sendiri enggak memahami akibat hukum dari tindakan-tindakannya," tegas dia. PT BESTPROFIT

Untuk itu, Fahri berencana menjadikan laporan terhadap Sohibul sebagai momentum memperbaiki partai terutama jelang Pemilu Serentak 2019. Apalagi, menurut survei, elektabilitas PKS stagnan karena masalah-masalah di internal PKS.

"Saya ingin memperbaiki partai. Sayang partai ini. Pemilu sudah 15 bulan lagi. Partainya masih kayak gini, stagnan," tandasnya.

Sumber: merdeka.com

Go Back

Comment

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.